Nglanggeran

Kuliah di jurusan komputer tidak melulu hanya berkutat seputar hal-hal yang left-brained seperti kode dan algoritma. Hal-hal untuk mengasah otak kanan pun diajarkan di sini. Kemarin dosen mata kuliah Desain Elementer mengajak seluruh mahasiswa satu angkatan berburu foto di objek wisata Gunung Api Purba. Lokasinya di Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang ditempuh sekitar 45 menit dari kampus menggunakan sepeda motor.

Hampir sesuai namanya, objek wisata ini berada di kaki perbukitan yang kiri-kanannya tebing terjal berselimut pepohonan rindang, membuat perjalanan tidak terik. Medan yang dilalui cukup mudah meskipun jalannya menanjak. Sayangnya di beberapa titik masih ada jalan yang rusak. Sepertinya memang karena kontur tanah di sekitarnya yang dapat ‘bergerak’. Kabar baiknya, kondisi jalan yang demikian tidak sampai menyiksa kaki-kaki sepeda motor.

Medan yang ditempuh untuk menuju ke puncak lumayan terjal dan sempit.
Sebuah prestasi ketika sampai lebih dahulu di atas.
Mencoba membuat foto kegiatan manusia tetapi objek menolak diambil gambarnya.
Mencoba membuat foto landscape tetapi bingung memilih sudut pengambilan yang pas.
Model sedang memprotes hasil foto.
Foto levitasi. Ceritanya ingin bergaya seperti orang bertapa.
Gagal total.
Foto makro yang cukup bagus bagi saya.
Yang ini juga bagus.

Foto-foto di atas tidak ada yang diambil dari puncak. Puncak ‘gunung’ ini tingginya sekitar 700 meter. Saya dan beberapa teman memutuskan untuk tidak meneruskan sampai ke puncak karena kami telanjur menghabiskan banyak waktu di salah satu spot. Dengan pertimbangan sisa tenaga dan waktu yang berkejaran, maka kami memutuskan untuk turun.

⚑ Tanggapan